sertakan Sumbernya bila anda mau mengcopy paste artikel ini. Cloud Animasi dengan CSS3 http://djogzs.blogspot.com/#ixzz28ciJqH00 Under Creative Commons License: Attribution

Postingan Populer

Total Pageviews

FLIP FLOP

Senin, 19 November 2012
Posted by Denny Bayu Listiawan

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
           
Semua rangkaian logika yang telah diuraikan di bagian depan adalah rangkaian logika kombinasi yang keadaan keluarannya setiap saat hanya ditentukan oleh kombinasi masukan yang diberikan pada saat itu. Setiap sistem digital akan mempunyai bagian yang merupakan rangkaian kombinasi. Disamping itu, dalam sistem digital juga, pada umumnya, dipergunakan bagian rangkaian yang dapat mengingat keadaan keluarannya sebelumnya dan keluarannya untuk suatu kombinasi masukan tertentu juga tergantung atas keadaan keluarannya sebelum masukan itu dikenakan. Bagian rangkaian demikian disebut sebagai rangkaian berurut (sequential). Rangkaian logika berurut juga pada umumnya memakai rangkaian logika kombinasi, setidak-tidaknya pada rangkaian masukannya.
            Rangkaian logika berurut dibedakan atas dua jenis, yaitu serempak (synchro nous) dan tak-serempak (asynchronous). Dalam rangkaian serempak, perubahan keadaan keluaran hanya terjadi pada saat-saat yang ditentukan saja. Walaupun masukan berubah diantara selang waktu yang ditentukan itu, keluaran daripada rangkaian itu tidak akan berubah. Berbeda dari rangkaian yang serempak, keluaran dari pada rangkaian tak-serempak berubah menurut perubahan masukannya dan keluaran itu dapat berubah setiap saat masukan berubah. Umumnya rangkaian tak-serempak ini memakai unsur tundaan waktu pada lintasan umpan baliknya. Tundaan waktu ini biasanya diperoleh dari gerbang-gerbang pada lintasan itu. Unsur pengingat (memory) yang paling umum dipakai pada rangkaian berurut serempak adalah flip-flop. Setiap flip-flop dapat menyimpan satu bit (binary digit).



1.2 Tujuan

Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah menjelaskan sebuah pembelajaran bagi mahasiswa baru yang bernama flip flop. Dalam makalah ini akan di jelaskan pengertian, fungsi dan tujuan flip flop. Selain itu juga di jelaskan cara penggunaan dan jenis jenis dari gerbang flip flop. Sehingga Mahasiswa mampu mengenal dan memahami flip flop sebagai pembelajaran yang bermanfaat










BAB 2
PEMBAHASAN


2.1 Pengenalan dan Fungsi Flip Flop

           
Flip-flop adalah rangkaian digital yang digunakan untuk menyimpan satu bit secara semi permanen sampai ada suatu perintah untuk menghapus atau mengganti isi dari bit yang disimpan. Prinsip dasar dari flip-flop adalah suatu komponen elektronika dasar seperti transistor, resistor dan dioda yang di rangkai menjadi suatu gerbang logika yang dapat bekerja secara sekuensial.
            Dalam elektronika, Gerbang Flip-Flop adalah sebuah sirkuit yang memiliki dua keadaan stabil yang dapat digunakan untuk menyimpan suatu keadaan informasi. Keadaan ini dapat diubah dengan mengganti sinyal input dan akan menghasilkan satu atau dua output.

Fungsi dari flip-flop adalah :
1. Menyimpan bilangan biner
2. Mencacah pulsa
3. Menyerempakkan/men-sinkronkan rangkaian aritmatika       

Flip-flop bersifat Bistable : dua kondisi yang stabil 0 atau 1. Kondisi ini akan tetap stabil tidak akan berubah jika tidak ada pemicu (input) yang masuk.
2.2  Gerbang Dasar Flip Flop



Untuk mengerti cara kerja gerbang flip-flop, pertama kita harus mengerti cara kerja dari 7 gerbang dasar :
1.      NOT Gate
http://static.ddmcdn.com/gif/bool-not.gifDisebut juga gerbang Inverter yang mengambil                   A Q
sebuah input dan mengeluarkan kebalikannya                      1 0
sebagai output.                                                                       0 1
2.      AND Gate
Melakukan operasi logika AND dengan 2 input.
 Bila keduanya bernilai True maka akan
menghasilkan output True.
                                                A B Q
http://static.ddmcdn.com/gif/bool-and.gif                                                                0 0 0
                                                                0 1 0
                                                                1 0 0
                                                                1 1 1
3.      OR Gate
Melakukan operasi logika OR. Bila input A atau B atau keduanya bernilai True maka akan menghasilkan output True.
                                                A B Q
http://static.ddmcdn.com/gif/bool-or.gif                                                                0 0 0
                                                                0 1 1
                                                                1 0 1
                                                                1 1 1
4.      NAND Gate
NOT-AND Gate adalah penggabungan dari gate NOT dan AND yang akan menghasilkan kebalikan dari output gate tersebut.
                                                A B Q
http://static.ddmcdn.com/gif/bool-nand.gif                                                                0 0 1
                                                                0 1 1
                                                                1 0 1
                                                          1 1 0

5.NOR Gate
NOT-OR Gate adalah penggabungan dari gate NOT dan OR yang akan menghasilkan kebalikan dari output gate tersebut.
                                                                A B Q
http://static.ddmcdn.com/gif/bool-nor.gif                                                                0 0 1
                                                                0 1 0
                                                                1 0 0
                                                                1 1 0                      
6.XOR Gate
Exclusive OR Gate melakukan operasi bila input A atau B bernilai 1 (true) tetapi tidak keduanya, maka output adalah 1 (true)
http://static.ddmcdn.com/gif/bool-xor.gif                                                                A B Q
                                                                0 0 0
                                                                0 1 1
                                                                1 0 1
                                                                1 1 0
7.XNOR Gate
NOT-OR Gate adalah gabungan XOR Gate dengan NOT gate, yang menghasilkan kebalikan dari output XOR Gate.
                                                                A B Q
http://static.ddmcdn.com/gif/bool-xnor.gif                                                                0 0 1
                                                                0 1 0
                                                                1 0 0
                                                                1 1 0



2.3 Jenis-jenis Flip Flop


Flip flop terbagi menjadi beberapa jenis dan fungsi yang berbeda yaitu :

a. SR flip-flop
                Flip –flop ini memiliki dua masukkan dan dua keluaran. SR flip-flop mempunyai dua inputan yaitu S = set dan R = reset, mempunyai 2 output yaitu Q dan Q’ .Output Q dianggap merupakan output normal, dan dalam kondisi normal kedua output selalu merupakan komplementer. Karena fungsi flip-flop memegang data sementara, maka flip-flop ini sering disebut SR Latch Flip-Flop. Flip-flop SR dapat dibentuk dari kombinasi dua gerbang NAND atau kombinasi dari dua gerbang NOR. IC yang dipakai untuk SR flip-flop bisa IC 7400 (IC NAND) atau IC 7402 (IC NOR).

R
S
Q
Q
Modus
0
0
1
0
Tetap
0
1
1
0
Set
1
0
0
1
Reset
1
1
0
0
Dilarang
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/c/c6/R-S_mk2.gif/220px-R-S_mk2.gif 



b. JK flip-flop
                Flip-flop ini dapat dianggap sebagai flip-flop universal, karena flip-flop jenis lain dapat dibuat dari flip-flop JK. Simbol logika terbagi tiga input sinkron (J, K dan CK). Input J dan K merupakan input data, dan input clock memindahkan data dari input ke output. Diperlukan keseluruhan pulsa (bukan sekedar tansisi low ke high atau high ke low saja) untuk memindahkan data dari input ke output. IC yang digunakan dalam JK flip-flop adalah IC 7400.
Dua sifat unik dari flip-flop JK adalah:
1. Jika kedua data input pada keadaan nol, tidak akan terjadi perubahan pada output meskipun diberikan sinyal clock (output tetap).
2. Jika kedua data input pada keadaan satu, pada tiap pulsa clock data output akan berubah dari sebelumnya (komplemen dari data sebelumnya).
Kita dapat membangun suatu flip-flop JK dari gerbang NAND. Nampak bahwa sebenarnya flip-flop JK terdiri dari dua flip-flop yang terangkai menjadi satu. Flip-flop yang kedua (slave-budak) mengikuti keadaan yang ditentukan oleh flip- flop yang pertama (master-tuan). Suatu transisi hanya dapat terjadi dengan satu pulsa clock penuh.


Bila input J=1 K=0 maka akan menghasilkan output Q=1 dan keadaan Set
Bila input J=0 K=1 maka akan menghasilkan output Q=0 dan keadaan Reset
Bila Input J=0 K=0 maka akan menghasilkan output dan keadaan seperti sebelumnya
Bila Input J=1 K=1 maka akan menghasilkan Toggle output yaitu kebalikan dari output sebelumnya.
http://static.ddmcdn.com/gif/bool-jk.gif

c. JK flip-flop dengan PRESET & ClEAR
                Sama halnya dengan JK Flip-flop, hanya saja flip-flop ini ditmbah dengan inputan Preset dan inputan clear. JK flip-flop dengan Preset & Clear ini menggunakan IC 7476. Simbol JK FF dengan Preset & Clear :

d. D flip-flop
                Merupakan modifikasi dari SR flip-flop dengan tambahan gerbang pembalik pada masukan R sehinga R merupakan komplemen dari masukan S. Pada dasarnya sebuah flip-flop memiliki dua input, pada FF D input yang dibutuhkan hanyalah 1. Dengan modifikasi tambahan pada FF SR dengan NOT Gate, input D akan mengontrol kondisi set dan reset gate.
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/c/cb/D-type_Transparent_Latch_%28NOR%29.svg/300px-D-type_Transparent_Latch_%28NOR%29.svg.pngSchematic diagram 
FF D NAND                                                                                                          FF D NOR



e. Master Slave flip-flop
                JK flip-flop sering disebut dengan JK FF induk hamba atau Master Slave JK FF karena terdiri dari dua buah flip-flop, yaitu Master FF dan Slave FF. Master Slave JK FF ini memiliki 3 buah terminal input yaitu J, K dan Clock. Sedangkan IC yang dipakai untuk menyusun JK FF adalah tipe 7473 yang mempunyai 2 buah JK flip-flop dimana lay outnya dapat dilihat pada Vodemaccum IC (Data bookc IC). Kelebihan JK FF terhadap FF sebelumnya yaitu JK FF tidak mempunyai kondisi terlarang artinya berapapun input yang diberikan asal ada clock maka akan terjadi perubahan pada output.
f. T Flip-Flop
                Seperti FF D, FF T (Toggle) hanya memerlukan satu input T. bila input T adalah 1 maka keadaan diubah, bila input T 0 maka keadaan tetap.

T
QSebelum
QSesudah
Status
0
0
0
Tidak Berubah
0
1
1
Tidak Berubah
1
0
1
Toggle (berubah)
1
1
0
Toggle (Berubah)







BAB 3
PENUTUP
           

3.1 KESIMPULAN

Flip flop merupakan rangkaian digital yang digunakan untuk menyimpan satu bit secara semi permanen sampai ada suatu perintah untuk menghapus atau mengganti isi dari bit yang disimpan, dengan menggunakan konsep elektonika yang memiliki berbagai jenis dan kegunaan yang berbeda


3.2 Saran

Pemahaman terhadap rangkaian Flip-Flop (FF) ini sangat penting karena FF merupakan satu sel memori. Keadaan keluaran FF dapat berada dalam keadaan tinggi atau keadaan rendah, untuk selang waktu yang dikehendaki. Biasanya untuk mengubah keadaan tersebut diperlukan suatu masukan pemicu.Oleh karena itu sebaiknya mahasiswa lebih memperasah diri masing-masing untuk memahami tentang flip flop dan akan lebih baik lagi bila di damping oleh pembimbing di bidang tersebut








DAFTAR PUSTAKA





http://putulolin.wordpress.com/2009/04/07/flip-flop/

flop-counter-register.html

http://opexolar.blogspot.com/2011_11_01_archive.html

http://sonylusianadewi.blogspot.com/2011/11/rangkaian-logika.html

Alpha Centauri Bb

Minggu, 21 Oktober 2012
Posted by Denny Bayu Listiawan

broh ada berita hangat niih......

Alpha Centauri Bb adalah sebuah planet luar surya yang mengorbit bintang kelas K Alpha Centauri B, yang berjarak sekitar 4,37 tahun cahaya dari Bumi, atau berada di tepi tata surya, di rasi bintang selatan Centaurus.[1] Planet ini adalah planet terdekat dengan Bumi yang pernah ditemukan, berada sekitar 6 juta km dari bintang yang serupa dengan Matahari, dengan sekali orbit 3,2 hari.[2] Pengumuman penemuan planet ini pada bulan Oktober 2012 mendapat perhatian luas dari media, dan penemuannya dianggap sebagai penemuan penting dalam penelitian planet luar surya.[3]

Karakteristik

Planet ini tidak berada dalam zona layak huni karena mengorbit sangat dekat dengan bintang yang mirip dengan matahari, hanya berjarak 0,04 AU, dengan sekali orbit selama 3,236 hari.[1] Planet ini memiliki massa sekitar 1,13 kali massa Bumi.[1] Suhu permukaan planet ini diperkirakan mencapai 1200 ° C (~1500 K).[4][5] Sebagai perbandingan, suhu permukaan Venus, yang merupakan planet terpanas dalam tata surya, adalah 462 ° C (735 K). Akibatnya, permukaan planet ini terlalu panas untuk bisa mendukung kehidupan seperti di Bumi. Penelitian mengenai analisis asteroseismik, aktivitas kromosfer, dan rotasi terhadap bintang kelas A dan B menunjukkan bahwa sistem α Cen planet ini lebih tua dari sistem tata surya kita, yaitu sekitar 4,5 sampai 7 miliar tahun.[6]



Alpha Centauri Bb
Planet luar surya Daftar planet luar surya
Eso1241b.jpg
Foto konsep ESO untuk planet Alpha Centauri Bb
Bintang utama
Bintang Alpha Centauri B
Rasi bintang Centaurus
Asensio rekta (α)  14j 39m 35.0803d
Deklinasi (δ)  −60° 50′ 13.761″
Magnitudo tampak (mV) +1.33
Jarak 4.366 ± 0.007 ly
(1.339 ± 0.002 pc)
Tipe K1 V
Massa (m) 0.934 ± 0.006 M
Elemen orbit
Sumbu semi-major (a) 0.04 SA
Periode orbit (P) 3.2357 ± 0.0008 h
Semi-amplitudo (K) 0.51 m/s
Ciri-ciri fisik
Minimum mass (m sin i) 1.13 ± 0.09 M
Suhu (T) >1500 K
Keterangan penemuan
Tanggal penemuan 16 Oktober 2012
Penemu Dumusque et al.
Metode penemuan Radial velocity
Tempat penemuan Observatorium La Silla, Chili
Status penemuan Diumumkan

Adverbial Clauses III

Posted by Denny Bayu Listiawan
Hallo broosist, ini nih ada sedikit bahan modul english  tentang adverbial clauses III mungkin bisa membantu buat yang lagi dapet tugas dan kesulitan buat nyari bahan... :) silahkaan dilihat


Adverbial Clauses III

Modul 12 merupakan rangkaian yang terakhir dari pembahasan tentang Adverbial Clauses pada mata kuliah Structure II ini. Adverbial clauses yang lainnya, Adverbial Clauses of Conditions, akan dibahas pada mata kuliah Structure III (PING 3326). Modul ini akan membahas Adverbial Clauses of Opposition (Contrast) dan Adverbial Clauses of Cause.
Setelah mempelajari modul 12 ini, Anda diharapkan dapat:
1.   melengkapi kalimat dengan adverbial clause of opposition.
2.   Menggabungkan dua kalimat menjadi sebuah kalimat dengan adverbial clause of opposition.
3.   Menggunakan adverbial clause dengan benar.
4.   Menggabungkan dua kalimat menjadi sebuah kalimat dengan adverbial clause of cause.
Unit 1
Adverbial Clauses of Opposition (Contrast)
Adverbial Clauses of Opposition mempunyai dua jenis yaitu concessive dan adversative. Concessive clause menunjukkan kontras secara parsial, maksudnya klausa ini mengungkapkan syarat (akibat) yang tidak diharapkan (unexpected result) yang diungkapkan pada main clause. Sedangkan adversative clause menunjukkan kontras langsung (direct opposition) sehingga kedua klausa dalam kalimat memperlihatkan kontras yang jelas.
1.   Concessive Clauses.
Conjunction yang digunakan dalam cancessive clause of contrast adalah:
Even though
Although
Though
Despite
In spite of
the fact that
Regardless of
notwithstanding
Pelajari contoh-contoh kalimat di bawah ini.
Conjunction
Examples
Explanation
Even though

Although

Though
  1. Even though I felt very tired, I tried to finish my work.
  2. Although he was in a hurry, he stopped to help him.
  3. Though he was in a hurry, he stopped to help the boy.
Ketiga kata penghubung tersebut mempunyai pengertian yang sama. Akan tetapi though digunakan dalam bentuk yang tidakformal.

In spite of

Despite

Notwithstanding
+
the fact that

http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
He does a full day’s work in spite of the fact that he is eighty years old.
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
Despite the fact that prices went down recently, the company made a huge profit.
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
The company made a huge profit notwithstanding the fact that prices went down.

http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
In spite of, despite, dan notwithstanding adalah subordinate conjunctions yang diawali dengan preposition atau prepotitional phrases ditambah dengan the fact that.
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
Despite dan notwithstanding adalah prepositions, sedangkan in spite of adalah prepositional phrase.
Kita bisa menggunakan conjunctions, transitions, dan prepositions untuk menyatakan kontras (unexpected result).
Pelajari contoh-contoh di bawah ini.


Adverb clauses
Even though

Although

Though
  1. I tried to finish the workeven though I felt very tired.
  2. He stopped to help the boyalthough he was in a hurry.
  3. He stopped to help the boythough he was in a hurry.


Conjunctions
But…anyway

But…still
Yet…still
But (yet)
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
I felt very tired, but I tried to finish the work anyway.
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
I felt very tired, but I still tried to finish the work.
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
I felt very tired, yet I still tried to finish the work.

Transitions
(Conjunctive Adverbs)
Nevertheless

Nonetheless

However
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
I felt very tired.Nevertheless, I tried to finish the work.
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
I felt very tired.Nonetheless, I tried to finish the work.
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
I felt very tired. However,I tried to finish the work.
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
I felt very tired; however, I tried to finish the work.

Prepositions
Despite
In spite of
Notwithstanding
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
I tried to finish the workdespite the tiredness.
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
I tried to finish the work in spite of the tiredness.
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
I tried to finish the worknotwitstanding the tiredness.


http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
Although (he is) working long hours, he manages to find time for relaxation.
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
Although (she was) hired as bookeeper, she also does secretarial work.
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
Although (he is) only a child, he works as hard as an adult.
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
Although (he is) very young, he works as hard as an adult.
Seluruh contoh kalimat dalam tabel mempunyai pengertian yang sama. Akan tetapi yang merupakan adverbial clauses in complex sentence hanya nomor 1 s/d 3. Contoh kalimat no. 4 s/d 6 merupakan compound sentences karena menggunakan coordinate conjunctions, sedangkan kalimat no. 7 s/d 9 adalah dua independent (main) clauses yang menggunakan transitions ( conjunctive adverbs). Contoh no. 11 s/d 13 adalah simple sentences.
Abridgment (penyingkatan/ pemendekan) adverbial clauses of contrast bisa dilakukan dengan cara menghilangkan subyek dan bentuk be dari klausa tersebut. Pelajari contoh-contoh kalimat pada no. 14 s/d 17.
2.  Adversative Clauses.
Kata penghubung yang digunakan dalam adversative clauses of contrast yaitu:
While
Where
Whereas
Pelajari kalimat-kalimat berikut.
Conjunctions
Examples
Explanation
Whereas


While








Where
  1. Some people delight in doing good, whereas others take pleasure in doing evil.
  2. Some newspapers carry many advertisementwhile others have none at all.
  3. Some people take pleasure in doing evil, whereas others delight in doing good.
  4. Some newspapers have no advertising at all, while others carry many advertisements.
  5. Some newspapers have no advertising at all, where others carry many advertisements.
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
Whereas dan while digunakan untuk menunjukkan oposisi langsung, yaitu bahwa "A" betul-betul berlawanan dengan "B"
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
Whereas dan while dapat digunakan dengan kedua klausa dalam kalimat tanpa ada perbedaan. Pelajari kalimat 1 s/d 4.
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
Tanda koma tetap digunakan walaupun adverbial clause berada setelah main clause.
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
Where digunakan dalam situasi yang tidak formal.
Coordinate conjunction
But



Transitions
However

On the other hand
  1. Some people delight in doing good, but others take pleasure in doing evil.
  2. Some people take pleasure in doing evil, but others delight in doing good.
  3. Some people take pleasure in doing evil; however, others delight in doing good.
  4. Some people take pleasure in doing evil. On the other hand, others delight in doing good.
  5. Some people delight in doing good. Others, on the other hand,take pleasure in doing evil.
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
Cara lain untuk menunjukkan oposisi langsung kita bisa menggunakan coordinate conjunction dan transitions.
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
Coordinate conjunction but dan transitions (conjunctive adverbs) however, dan on the other hand bisa digunakan untuk menggantikan whereas atau while.

Unit 2
Adverbial Clauses of Cause.
Adverbial Clause of Cause menggunakan kata penghubung yang berkenaan dengan sebab. Kata –kata penghubung tersebut adalah:
Because
Since
As
Now (that)
Inasmuch as
As/so long as
Untuk lebih memahami bahasan tentang Adverbial Clause of Cause, pelajari contoh-contoh kalimat yang diberikan dalam tabel berikut.
Conjunctions
Examples
Explanation
Because

Since
As
Now that

Inasmuch as



As/so long as

  1. He couldn’t comebecause he was ill.
  1. Since he was ill, he couldn’t come.
  2. He couldn’t come as he was ill.
  3. Now that he has passed the exam, he can get his degree.
  4. Inasmuch as no one was hurt because of his negligence, the judge gave him a light sentence. (hukuman)
  5. As long as it is raining, I won’t go out tonight.
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
Sama halnya dengan adverbial clause yang lain, adverbial clause of cause bisa menempati posisi awal dan bisa juga pada posisi akhir.
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
Tanda koma digunakan apabila klausa ini berada pada awal kalimat.
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
Since, as = because.
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
Now that = because now. now that digunakan dalam bentuk present dan future.

http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
Because adalah subordinate conjunction yang digunakan untuk mengawali adverbial clause of cause. Because diikuti oleh subyek dan kata kerja. (predikat)
 Untuk menyatakan hubungan sebab akibat kita bisa menggunakan coordinate conjunction (so) dan subordinate conjunction (because), dan preposition. Untuk lebih jelasnya pelajari contoh-contoh dalam tabel berikut.
Conjunctions
1. Subordinate
2. Coordinate

Because
So
  1. Because he was sick, he didn’t come.
  2. He didn’t come because he was sick.
  3. He was sick, so he didn’t come.

Prepositions

Because of
Due to
Due to the fact that
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
Because of his sickness, he didn’t come.
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
Due to his sickness, he didn’t come.
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
Due to the fact that he was sick,he didn’t come.


http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
He didn’t come because of his sickness.
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
He didn’t come due to his sickness.
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
He didn’t come due to the fact that he was sick.
Keterangan
http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
Because adalah subordinate conjunction yang digunakan untuk mengawali adverbial clause of cause. Bacause diikuti oleh subyek dan kata kerja (predikat).

http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
Because of dan due to adalah preposisi dan diikuti oleh obyek kata benda.

http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
Kadang-kadang preposisi due to diikuti oleh noun clause yang diawali dengan the fact that.

http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ping3226/anabull1.gif
Frasa-frasa pada nomor 6 s/d 8 dapat mengikuti main clause atau berada pada posisi akhir.






Diberdayakan oleh Blogger.